Redwinbet Agen Judi Terpercaya

Tuesday, February 16, 2016

PKS sebut paedofil lebih baik dihukum mati dibanding dikebiri

 PKS sebut paedofil lebih baik dihukum mati dibanding dikebiri

beritaterkinirwb - Pemerintah berencana menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) soal hukuman kebiri secara kimiawi untuk para pelaku pelecehan seksual. Namun, sejumlah kalangan mengkritisi bila hukuman kebiri bukan satu-satunya hukuman yang dapat membuat jera pelaku paedofil.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid berpendapat, pelaku paedofil atau kekerasan terhadap anak, sebaiknya dituntut hukuman yang maksimal. Bila perlu, hukuman mati dapat diterapkan bagi pelaku paedofil dan kejahatan terhadap anak.

"Adanya Perppu wajar dikeluarkan untuk perlindungan terhadap anak dari kejahatan dan kekerasan. Kebiri memang menimbulkan kontroversi, misalnya kasus Angeline, kalau benar dilakukan ibu tirinya bagaimana hukuman kebiri dilakukan. Saya setuju pemberatan hukuman, sampai tingkat hukum mati sekalipun," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/2).

Anggota Majelis Syuro PKS itu menegaskan, bukan tanpa sebab dirinya mendukung hukuman mati bagi paedofil dan pelaku kekerasan kejahatan terhadap anak. Kata dia, Indonesia saat ini sudah dalam ambang batas darurat kejahatan dan kekerasan terhadap anak.

Hal ini, tambah dia, untuk melindungi anak dari kekerasan dan kejahatan. Sehingga untuk membuat jera, pelaku paedofil dan kekerasan terhadap anak harus dituntut dengan hukuman yang sangat berat.

"Adanya pemerintah mengeluarkan mengenai aturan terkait darurat kejahatan terhadap anak sudah, yang diperlukan keseriusan pemerintah dalam perlindungan terhadap anak. Baik fisik, seks, pendidikan, termasuk LGBT. Ternyata menyasar pada remaja dan anak-anak," jelasnya.

"Jadi yang melibatkan anak-anak dalam narkoba bisa dihukum mati, ini bisa jadi pintu hukuman mati. Sebab kekerasan dan kejahatan terhadap anak sangat luar biasa jahatnya, melebihi pelibatan anak terhadap narkoba," tandasnya.

0 comments:

Post a Comment